Minggu, 18 Jan 2026
  • Selamat datang di SMPN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, Kab. Tana Tidung Kalimantan Utara

Ujian Sekolah Multi Device dengan Model AKM

Dalam upaya meningkatkan kualitas proses evaluasi pembelajaran, sekolah kini mulai mengadopsi sistem Ujian Sekolah Multi Device berbasis model Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pendekatan ini tidak hanya menghadirkan metode penilaian yang lebih modern, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi peserta didik untuk mengakses ujian melalui berbagai perangkat digital.

Evaluasi yang Adaptif dan Relevan

Model AKM menekankan pengukuran pada literasi membaca, literasi numerasi, serta penalaran berpikir. Dengan mengutamakan kemampuan analitis, pemecahan masalah, dan pemahaman konteks, siswa tidak lagi dinilai hanya dari hafalan materi. Ujian berbasis AKM membantu sekolah mengidentifikasi kompetensi esensial yang benar-benar dibutuhkan dalam kehidupan nyata.

Ketika model AKM diterapkan dalam sistem ujian multi device, proses evaluasi menjadi lebih adaptif, relevan, dan selaras dengan perkembangan transformasi digital pendidikan saat ini.

Fleksibilitas Multi Device

Salah satu keunggulan utama sistem ini adalah kemampuannya berjalan pada berbagai perangkat, antara lain:

  • Laptop / PC

  • Chromebook

  • Tablet

  • Smartphone Android / iOS

Kemampuan lintas perangkat ini memastikan ujian dapat dilaksanakan meski sarana belajar siswa beragam. Hal ini juga sangat membantu sekolah dalam kondisi keterbatasan laboratorium komputer, karena peserta dapat menggunakan perangkat masing-masing di bawah pengawasan yang ketat.

Selain itu, tampilan antarmuka dibuat responsif sehingga setiap soal, grafik, bacaan, atau media dapat terbaca dengan baik di berbagai ukuran layar.

Integrasi Teknologi Pembelajaran

Sistem ujian multi device dengan model AKM biasanya dilengkapi berbagai fitur unggulan seperti:

  • Dashboard pengawasan real-time bagi guru.

  • Analisis hasil otomatis untuk mengetahui profil kompetensi siswa.

  • Randomisasi bank soal yang membuat ujian lebih aman.

  • Mode aman (safe exam mode) yang membatasi akses aplikasi lain saat ujian berlangsung.

  • Fitur audio dan simulasi untuk mendukung variasi bentuk soal berbasis stimulus.

Dengan teknologi ini, proses penilaian menjadi lebih efisien, transparan, dan akurat.

Mendukung Transformasi Digital Sekolah

Penerapan ujian multi device berbasis AKM merupakan langkah nyata sekolah dalam mendukung transformasi digital. Sistem ini mendorong siswa lebih mandiri dalam memanfaatkan teknologi, sekaligus memberi guru pengalaman baru dalam menyelenggarakan penilaian modern.

Selain meningkatkan mutu evaluasi, sistem ujian ini juga membuat pelaksanaan lebih praktis, hemat waktu, dan mudah dievaluasi. Sekolah dapat memetakan kemampuan siswa secara lebih komprehensif dan akurat.

Penutup

Ujian Sekolah Multi Device dengan model AKM adalah inovasi evaluasi pendidikan yang selaras dengan tuntutan era digital. Dengan fleksibilitas perangkat, fitur canggih, serta pendekatan penilaian berbasis kompetensi, sistem ini menjadi solusi ideal untuk mewujudkan ujian yang modern, efektif, dan berorientasi pada masa depan.

KELUAR